Tampilkan postingan dengan label Ghirah Perubahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ghirah Perubahan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2012

Sendiri Menyepi (edcoustic_red)




Bismillahirrahmaanirrahim....

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

benderang di hidupku..

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..

sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh..
Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku..

* saat diri ini belum benar-benar bisa “menyendiri”
   Berikan waktuMu ya rabb

Ada Apa Yaa??


Bismillahirrahmaanirrahim….

Ya Allah….. hari Jum’at kemarin kenapa terasa begitu beraaaat bagi saya? Ada apa yah? Karena banyak tugas gitu? Ah… ga juga. Laporan pekanan, perkembangan kelompok di sekolah beres. Bahkan laporan bulanan juga sudah beres. Alhamdulillah...

Trus kenapa donk?

Oh iya saya tahu! Pemicunya ini nih ada. Dilema. Antara kewajiban di sekolah dan di kampus. Tanggal 14-16 Mei 2012, kampus saya mewajibkan seluruh mahasiswa-mahasiswinya untuk studi banding ke UPI Bandung. Tau ga sih tanggal itu adalah hari efektif saya mengajar. Senin, Selasa dan Rabu. Ya Allah, gimana cara izinnya?

Sedangkan hari-hari terakhir di bulan Mei merupakan hari-hari terakhir saya menutup pembelajaran di semester genap ini. Ditutup dengan UAS Al-Qur’an di akhir Mei. Trus saya juga ga enak karena sudah banyak izin karena sakit. Hadduuuuh…. Gimana doonk???

*garuk-garuk kepala…

Bismillah ta… coba aja ngomong dulu sama Kepala Sekolah, apapun keputusan beliau semoga itu yang terbaik. Tahun ini atau tahun depan, semoga itu yang berkah dari pengijabahan Allah. Insya Allah. Amin!

…….

Kayaknya masih ada yang aneh deh. Ada yang masih perlu ditelisik lebih dalam nih tentang “ada apa dengan Prita?”

Beberapa hari kebelakang saya mencoba mengorek diri saya sendiri. Lebih banyak lagi berbenah. Sepertinya saya butuh “ruang” tersendiri saat ini. Mencoba lebih banyak menapaki apa yang telah saya lakukan. Merenungi semuanya. Ketika berjalan, menatap cermin bening besar, menatap gerbang utama kampus, berdiam di “rumah-Nya”, tapi kenapa belum ketemu juga?

Astaghfirullah….!

Harus menangis dengan kebingungan ini

 Harus berbenah diri dengan segala kedilemaan hati

 Harus lebih banyak menyadari bahwa diri ini masih jauuh dari baik

Harus lebih banyak bermujahadah lagi untuk selalu berusaha menjadi diri yang lebih baik lagi

 Ya Allah tuntunlah cahaya ini selalu dalam jalanMu. Aaamiiin

Wallahu’alam hissawab….

Minggu, 15 April 2012

Jalan Juang


Bismillahirrahmaanirrahim…..


Sabarlah wahai saudaraku tuk menggapai cita
Jalan yang kau tempuh sangat panjang
Tak sekedar bongkah batu karang

Yakinlah wahai saudaraku kemenangan kan menjelang
Walau tak kita hadapi masanya
Tetaplah Al-Haq pasti menang

Tanam di hati beri iman sejati
Berpadu dengan jiwa rabbani
Tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
Tuk tegakkan kalimat Ilahi

Pancang tekadmu jangan mudah mengeluh
Pastikan asamu smakin meninggi
Kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
Namun janji Allah yang akan pasti
_Jalan Juang, IZIS

          Barisan lagu di atas menghentak-hentak serta menyadarkan diri ini. Mencoba membangkitkan gelora semangat  untuk selalu berjuang, berani berproses dalam pembelajaran kehidupan. Untuk tetap bertahan tanpa kenal lelah mewujudkan semua harap, impian serta cita yang Insya Allah mulia. Amin

                Melewati rentang proses pencapaian semua mimpi, tak pelak Allah menghadirkan segala macam ujian untuk kita. Allah ingin mengetahui seberapa besar niat kita mewujudkan semua mimpi kita. Allah ingin membuat kita kuat dan tegar melewatinya. Maka yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan ujianNya diluar kemampuan kita. Segala uji yang Allah sediakan untuk kita agar kita tahu dan benar-benar menyadari bahwa jalan Allah harus ditempuh dengan semangat daya juang yang tinggi. Jalan menuju ridhoNya bukanlah hal yang mudah untuk kita jalani tetapi bukan pula hal yang mustahil untuk kita lakukan.

                Degup kehidupan yang saya lakoni kini membawa harapan agar semua mimpi yang saya azzamkan bisa terwujud. Derap-derap langkah  yang saya jejakkan ketika saya di sekolah, di kampus, di rumah maupun keseluruhan segi lingkup kehidupan, merupakan medan perjuangan saya meraih segala mimpi.

                Setiap mimpi pasti ada suatu usaha untuk merealisasikannya dalam nyata. Setiap pilihan ada konsekuensinya. Setiap kesulitan ada kemudahannya. Setiap masalah ada jalan keluarnya.

                Maka… sabarlah wahai Prita Nurulhuda, sabarlah wahai saudaraku dalam menggapai cita karena jalan yang kita tempuh sangat panjang. Tak hanya sekedar bongkah batu karang.

                Maka… hujamkan dengan kuat tekad kita dan jangan mudah menyerah serta mengeluh. Tetapi pastikan asa dan harap kita semakin membumbung. Kejayaan dienNya bukan hanya sekedar mimpi, namun yang utama adalah satu…. JanjiNya. Insya Allah. Amin!

Wallahu’alam hissawab….. 

Sabtu, 14 April 2012

Tentang Hidup (Part III)


                                                            Bismillahirrahmaanirrahim……


Hidup adalah belajar
Belajar besyukur meki tak cukup
Belajar memahami meski tak sehati
Belajar Ikhlas meski tak rela
Belajar sabar meski terbebani
Hati memang sepei gelombang air laut, pasang surut dan sering terbawa arus
Maka dari itu  tetaplah belajar untuk tetap berada di jalanNYA
Belajar menjadi lebih baik
Untuk menjadi yang terbaik
Insya Allah
Amin!




Minggu, 25 Maret 2012

Wanita Shalihah



Sesungguhnya dunia itu adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.
(HR. Muslim)


            Sebuah matan hadits yang mengandung makna yang begitu dalam, sedalam lautan qalbu. Menyirat makna yang tinggi, setinggi langit yang terus membumbung menuju titah Tuhannya.  Anggun, indah, mempesona, menyenangkan, dan seterusnya, jika teruntai tak akan habis memujinya. Dialah Wanita.
           
            Namun,,, tak semua wanita akan menjadi terhormat dan teragung dihadapan Rabb-Nya. Masing-masing memilih jalan yang telah digariskan. Akal, nafsu, nurani menjadi nakhoda penggerak merentas bahtera kehidupan yang selalu bersahabat dengan badai. Terkadang mereka berdiri tegak dalam pijakkanya, berteriak ِAku adalah yang terbaik, bahkan ada yang berani mengatakan, keshalihan itu relatif, tidaklah perlu saling menyalahkan. Namun, nurani-fitrawi tak pernah menutup matanya tuk mengakui, intan adalah intan dan lumpur adalah lumpur. 

            Demikian wanita Shalihah,,, adalah kebaikan yang yang terwujud dalam sosok makhluk yang bernama Hawa. Wujudnya telah terukir indah dalam sabda-sabda cinta Muhammad Shallahu’alaihi wasallam. Padanya tersemat mahkota Perhiasan Dunia yang paling terindah, bukan mutiara La Peregrina, bukan Batu Zamrud, bukan Permata Cleopatra, bukan Intan Aztec, bukan pula batu emas  atau perhiasan apapun di dunia ini. Keindahannya terus kekal, abadi hingga menuju singgasana Syurgawi.

            Perhiasan itu bisa redup bisa pula mengilau jika dijaga dan terus diasah.
            Dalam sabda cintanya, Rasulullah telah menunjukkan kilauan-kilauan dan aroma mereka.

Wanita shalihah adalah sebaik-baik keindahan, menatapnya menyejukkan Kalbu, mendengarkan suarannya menghanyutkan batin, ditinggalkan menambah keyakinan.,, , Wanita shalihah adalah ibu dari anak-anak yang mulia, wanita shalihah adalah istri yang meneguhkan jihad suami, wanita shalihah penebar rahmat bagi rumah tangga, cahaya dunia dan akhirat, wanita Shalihah adalah adalah bidadari syurga yang hadir di dunia,,,,,


            Dia begitu sempurna, Ikhlas bagai Siti Hajar, Tawadhu’  bagai Bilqis, sabar bagai Khadijah, teguh bagai Sumayya, cerdas bagai Aisyah dan santun bagai Fathima Az Zahra.

            Itulah kilauan wanita Shalihah,,, tapi sebagai manusia, pasti ada kekurangannya, namun kekurangan itu terus diikhtiar dalam penyempurnaan.

            Menjadi wanita Shalihah adalah idaman fitrawi setian muslimah,,, menjadi wanita Shalihah bukan berarti menjadi bidadari, menjadi wanita shalihah bukan menjadi putih yang tek berbekas,,, menjadi wanita shalihah adalah proses menuju keridha’an Allah. Menapaki jalan yang di atasnya tercerahi cahaya petunjuk Allah dan Rasulnya, dan terus istiqomah di atasnya.


مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
Barang siapa yang menyerupai suatu kaum
maka ia akan dibangkitkan bersama kaum itu
(HR. Abu Dawud)

Insya Allah


Wallahu’alam…..


 
“I am just the ordinary woman but I try to keep learn, learn and learn about everything ever after
To be a good one… Shalihah. Insya Allah. Amiiin….” (ta.89)
  







Selasa, 06 Maret 2012

Menangislah.....


Bismillahirrahmaanirrahim…..

                Kadang menangis tidak membutuhkan alasan, mengapa, kenapa, dan sebagainya. Terkadang ia nya begitu saja berjatuhan bagai derai hujan yang tak kunjung reda di penghujung malam. Terkadang ia nya mengalir semakin deras dalam isak yang kian tak tertahankan. Terkadang ia selalu memaksa kita menjebolkan pertahanan antara kekuatan dan ketidakberdayaan. Terkadang menangis tak pernah butuh penjelasan.

                Menangis, sebuah luapan perasaan yang tak keruan. Puncak klimaks dari segala kegundahan, keresahan, kebingungan,  ketakutan, ketidakberdayaan atau bahkan bisa juga kebahagiaan. Yang terus menyudutkan diri, yang kian memojokkan dan semakin menghimpit. Sesak. Ingin teriak dalam derasnya tangis yang terus mengalir.

                Dalam perasaan yang kian tak menentu itu. KepadaNya lah kita kembali memasrahkan diri. Ketika dalam kondisi tak berdayanya kita di hadapNya. Menangislah, merengeklah, mengeluhlah, bermanjalah dalam mengungkapkan segala keresahan yang menemaramkan cahayaNya di hati kita.  Mintalah cahayaNya untuk selalu menerangi dan tidak untuk redup lagi. Berharaplah kepadaNya agar selalu membukakan kita pada petunjuk-petunjuk cahayaNya. Yakinlah cahayaNya akan datang dan menghantarkan kita pada jalan-jalan kebenaran. Jalan yang selalu menunjukan kita pada ridhoNya. Jalan yang selalu  menunjukan kita pada kebenaran cintaNya….. Amin. Insya Allah
Wallahu’alam hissawab…..


“Laa takhofu wala tahzanu… Innallaha ma’ana…”

Minggu, 26 Februari 2012

Kekuatan Niat


Bismillahirrahmaanirrahim…….

Targetkuwh...
                Alhamdulillah….. akhirnya sampai juga saya di akhir pekan pertama awal perkuliahan di semester 4 ini. Sepekan kemarin menyisakan ketakjuban yang luar biasa pada diri saya sendiri khususnya. Meski jumlah SKS di semester ini tidak sebanyak semester kemarin, tetapi materinya itu loh!! Hehe

                Namanya juga belajar. Dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak bisa menjadi bisa dan dari yang tidak memahami menjadi paham. Insya Allah. Amiiin

                Sepertinya saya harus benar2 menyusun waktu jadual harian dengan baik. Membagi antara waktu beribadah, mendidik, menghafal, membaca, tugas-tugas kuliah, dan waktu untuk diri sendiri. Menempelkan semua target2 yang ingin di capai dalam “dream board”, agar selalu terpacu untukbisa mewujudkan semua target dengan baik dan tak hanya sekedar coretan belaka.

                Menjaga kondisi fisik juga, agar  sehat serta fit selalu bisa menjalani akatifitas sehari-hari dengan baik. Karena sepertinya hari-hari ini hujan selalu ingin mengiringi saya. Setiap malam habis kuliah, saya dan supri membelah jalan bersamanya. Kadang deras, kadang hanya gerimis kecil. Tapiii seruuuu. Hihi

                Di awal semester ini, Insya Allah saya berusaha untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan yang saya lakukan di semester2 lalu. Kini harus benar-benar FOKUS! Mengoptimalkan, memaksimalkan segala potensi serta kemampuan yang telah Allah anugerahkan serta amanahkan kepada saya. Insya Allah, ajari hamba ya Rabb. Amiiin

###
                Untukmu…. Sebuah renungan bagi jiwa. Pengingatmu ketika hendak melangkah kan kakimu untuk beribadah di bumiNya. Hal yang paling utama…. NIAT. Sebuah awal pemikiran untuk apa kita melakukan ini dan itu. Untuk siapa kita berjuang untuk meraih segala hal yang kita ingin kita wujudkan. Apa manfaatnya? Hal apa yang bisa kita bagi kepada kebanyakan manusia? Apa dan pertanyaan-pertanyaan yang lainnya.

                Kekuatan niat ini yang kelak akan terus menguatkan kita kala kita tak kuasa menahan dera uji yang menghadang. Ketulusan hati kita untuk melafadzkan segala niatan kita hanya untuk beribadah kepadaNya. Agar tak menjadi sebuah niatan yang “dangkal” dan hanya terpaku pada hal duniawi saja. Naudzubillah

                Dangkal…. Ya benar. Kata-kata ini serasa sangat menampar saya, menyadarkan diri, memuhasabah jiwa, merenungi dan terus kembali memutar otak saya untuk selalu bertanya tentang pondasi utama saya, niat. Astaghfirullah.

                Insya Allah… tidak ada kata terlambat untuk sebuah perbaikan. Tidak ada kata terlambat untuk sebuah perubahan. Karena hidup itu identik dengan perubahan, karena ia adalah hukum Allah yang pasti terjadi dalam semua penciptaanNya. Setiap perubahan di alam semesta ini, dari hal yang terkecil sampai terbesar, selalu mengandung bukti akan kebesaran Allah. Wallahu’alam….

“….. kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal”

(QS Al-Imran:159)

Senin, 01 Agustus 2011

Ramadhan 1432 H

Bismillahirrahmanirrahim.......

Add caption
Alhamdulillahirrabil'alamin..... Terima kasih ya Allah, hamba masih diberi kesempatan sampai pada Ramadhan tahun ini

Alhamdulillahirrabil'alamin..... Terima kasih Ya Allah, Ramadhan tahun ini hamba dan keluarga bisa kumpul lengkap menjalankan ibadah shaum secara bersama2

Karena baru bulan Mei kemarin adikku yang sekolah berasrama lulus dan akhirnya bisa kumpul bareng lagi dirumah. Setelah 6 tahun ga tinggal dirumah.
Dan bersyukur lagi bahwa kami juga telah tinggal dirumah sendiri bukan lagi "kontraktor" hehe. Alhamdulillah


Begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan. Maka harus lebih keras lagi dong ta bersyukurnya


Ramadhan tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin ya


Ramadhan tahun ini sudah banyak kan hal yang sudah kamu pahami maka amalkanlah dalam keseharian hidupmu ta


Ramadhan tahun ini dengan euforianya yang begitu semarak harus di isi dengan ragam hal yang bermanfaat untuk meningkatkan spiritualitas kamu ta dengan Allah dan juga dengan sesama


Ramadhan tahun ini ga ada istilah buang2 waktu dengan berdiam diri dan hanya tidur ya ta


Ramadhan tahun ini menjadi awal perubahan diri menjadi diri yang lebih baik dan diaplikasikan serta istiqamah dalam bulan2 berikutnya
dan itulah penentu keberhasilan membentuk spiritualitas yang baik di bulan Ramadhan ini


Jika kamu berkata, "AKU BISA!!" maka KAMU PASTI BISA TA!!!!
Inget, What u think what u get....

Ya Allah, hamba memohon kepadaMu agar hamba diberikan bimbingan dan petunjukMu untuk mampu mengalahkan hawa nafsu khususnya dalam diri hamba sendiri dalam memperbaiki diri menjadi diri yang penuh dengan spiritualitas yang lebih baik dari sebelumnya
Memohon PadaMU

Ya Allah, hamba memohon kepadaMu agar hamba dan keluarga hamba dapat selalu mengumandangkan dan mengamalkan Al-Qur'an di rumah kami. Agar senatiasa rumah kami menjadi "surga" kami

Ya Allah, hamba memohon kepadaMu agar segala perubahan ke arah kebaikan yang kami usahakan pada bulan ini bisa terus dan selalu kami istiqamahkan pada bulan2 berikutnya dalam kehidupan keseharian kami
Agar tidak menjadi suatu perjuangan yang sia2

Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan do'a
Maka kabulkanlah do'a hamba dan berikanlah yang terbaik
                                           Amin Amin Amin Ya Rabbal'alamiiin


* Semangat ya Ta!!!