Tampilkan postingan dengan label I'm Proud of you. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label I'm Proud of you. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Desember 2012

Miss you!


Bismillahirrahmaanirrahim …

Ada kejutan tersendiri waktu sabtu lalu saya membuka facebook. Ada upload-an seseorang di timeline saya yang membuat terharu. Tertegun. Membuat kbangan kecil di pelupuk mata saya. Ada do’a indah tertulis dalam gambar hasil kreasi 2 foto wanita di sana. Salah satunya ada foto saya. Ya Allah, speechless banget. Cuma bisa bilang Jazakallah khair buat Deni atas do’a dan kreasi fotonya. Dan terdalam buat foto wanita yang bersama saya, miss u much sist!


Ga menyadari, kalo ternyata PP  kita sama posenya ^^





*My dearest Liawati, kapan bisa ketemu lagi?

Sabtu, 16 Juni 2012

Selingan (gapenting.com)


Bismillahirrahmaanirrahim…..

Mata juga belum bisa ditutup rapat nih kayaknya. Kalo udah utak-atik sama tuts keyboard laptopnya ayah. Mau gimana donk deadline tugas bentar lagi nih. Masih ada 2 essay yang harus diselesaikan, makalah yang belum rapi, 10 artikel ber bahasa inggris yang haru diterjemahkan (masya Allah). Pengen banget udah kabur liburan kemana gitu. Kan sekolah juga udah libur tuh. Tapiiiii….. kampusnya ini loh. Belum mau kompromi. Mau uas nih sodara2. Doakan saya yah. Hehehe.

Tanggal 18-22 Juni full insya Allah UAS semester genap tahun pembelajaran 2011-2012. Dari jam 14.00-17.30. Setiap hari akan diujikan 2 mata kuliah. Mantapss…. (@_@). Toeng… toeng….

Tapi gak papa. Saya mah malah senang da mau UAS mah. Berarti bentar lagi saya bisa liburaaaaaannnn….. hahaha. (parah!). Udah penat lagian berkutat sama tugas-tugas (sok rajin ngerjain aja) hehe. Ya namanya juga mahasiswa yah? Mang tugasnya apa lagi kalo ga belajar, ngerjain tugas dan ujian-ujiannya itu lah. (lagi bener mikirnya)

Becanda ko…. Jangan anggap serius yah tulisan akibat tekanan yang menimpa diri saya. (halaah… apa c ta??) ^^

Pokoknya do’ain yaa, saya mau UAS niy. Jazakumullah buat do’anya. Semoga UAS semester ini bisa lebih baik dari pada semester kemarin. Insya Allah, aamiiiin.

_Curhatgajelas.com_
^^

Selasa, 05 Juni 2012

Milad 23


Bismillahirrahmaanirrahim…….

05 Juni 1989-05 Juni 2012
(23 tahun)

Alhamdulillahirrabil’alamin…….
Tiada henti syukur ini hamba haturkan kepadaMu rabbku
Sungguh nikmat yang tiada bertepi
Sungguh curahan hidayah yang berlimpah
Sungguh derasnya aliran cintaMu untukku

Telah 23 tahun aku diberikan nikmat kehidupan
Sebuah anugerah luar biasa yang telah KAU pinjamkan
Kesempatan untuk menjadi seorang khalifah di bumiMu
Membawa panji-panji kemenangan dienMu
Perpanjangan tangan estafeta dakwah rasulMu

23 tahun bukanlah waktu yang sebentar
Sebuah proses fase pembelajaran yang telah dilalui
Dan muncul lah tanda tanya ini
Dihabiskan untuk apa sajakah waktu 23 tahun itu?
Untuk amalan baikkah atau sebaliknya?

23 tahun bukanlah waktu yang lama
Tahun yang telah berlalu, bulan yang telah pergi, hari yang terlewati
Adalah serangkaian waktu yang telah diamanahkanNya
Yang telah lalu yang tidak akan pernah kembali

Untukmu yang kini berusia 23 tahun itu…..
Inilah rizkiMu di hari ini
Inilah “kado” Nya yang diberikanNya hari ini
Inilah waktumu, kesempatanmu, sebuah titik awalmu di awal tahun 23
Menyelami relung-relung sanubari
Memuhasabahi semua yang telah terjadi
Kelak sisa umur mu ke depannya semakin bertambah berkah
Menjadi pribadi yang lebih baik serta semakin shalihah
Insya Allah, aaamiiiin


*Makin semangat menjalani pembelajaran kehidupan!!!

Minggu, 06 Mei 2012

Semua Berbicara Tentang Ibu


Bismillahirrahmaanirrahim…..

Tulisan yang saya buat ini adalah sekumpulan syair-syair indah dalam lagu-lagu yang tak asing lagu siapa yang membawakan alunan ini sehingga sampai juga di telinga serta hati kita.

Tulisan yang saya buat ini terinspirasi dari seorang anak level 2, Yusuf Fatha Mubina,  “teman” saya belajar di UQ. Waktu itu ada acara pentas dari anak-anak level 1 yang diadakan di lapangan. Mereka mementaskan sebuah drama dan di iringi salah satu lagu yang saya tulis di bawah ini. Lagunya abi Haddad Alwi bersama Farhan yang judulnya “ Ibu”. Pengeras suara dari lapangan upacara di lantai 1 sangat terdengar jelas bagi kami yang ada di lantai 2.

Kemudian…….

Fatha (panggilan “teman” saya) langsung menitikkan air mata. Melinangkan bulir-bulir yang kian jatuh di pipinya. Dia mencoba menghentikan teman-teman yang lain agar tak menambah sedihnya karena mengikuti nyanyian tersebut. Fatha bilang begini….

“aku kangen sama umi, kalo denger lagu ini….” Ujarnya sambil menghapus derai air matanya dengan tangannya

Langsung deh memori saya berputar untuk mencari lagu-lagu yang bertemakan tentang ibu juga. Nah.. mari kita mulai dari Abi Haddad bersama Farhan yaa. Kata mereka berdua, ibu itu…..

Kaulah ibuku… Cinta kasihku.. pengorbananmu… tak kan pernah terhenti
Kau bagai matahari… yang selalu bersinar… sinari hidupku… dengan kehangatanmu

Lain pula dengan Bang Opick dengan amanda

Terbayang satu wajah…. Penuh cinta… penuh rindu
Terbayang satu wajah…. Penuh dengan kehangatan…
Kau ibu

Ceuk Teh Melly, ambu teh kieu….

Oh Bunda ada dan tiada dirimu
Kan selalu ada di dalam hatiku….

Itu yang asli dari Indonesia. Mau yang versi barat juga ada ko. Siapa coba?? Bro Maher Zain aja deh. He said that mother is…..

You know you are the number one for me
Number one for me
There’s no one in this world that can take your place
Mum… I’m all grown up now
And it’s not too late
I’d like to put a smile on your face every day

Versi Arab juga ada. Sejak zaman saya masih SD kelas 3 kira-kira. Waktu iu yang mempopulerkan adalah Sulis. Syairnya ini….

Ummi yaa ruuhi wa-hayati
yaa bahjata nafsi wamunaati
Unsi filhadhiri wal-ati...

Ismuki manquusyun fi qolbi
Hubbuki yahdini fi darbi
wadu'a-i yahfazhuki robbiy...

Mau Abi Haddad, Opick, Amanda, Sulis, Teh Melly Goeslaw (bunda_red), ternyata mereka sepertinya kompak dalam menuangkan gambaran seorang ibu. Mengingat nama ibu disebut, kita langsung teringat dengan segenap kasih, sayang, cintanya yang tiada bertepi untuk kita anak-anaknya. Tanpa lelah beliau mengandung selama 9 bulan,. Melahirkan kita ke dunia dengan perjuangan antara hidup dan mati.  Merawat kita sejak bayi hingga dewasa. Mendidik kita dengan penuh kesabaran.  Mengenalkan kita pada dasar-dasar agama yang baik. Mengenalkan Allah, RasulNya. Mengajarkan kita membaca surat cintaNya. Menanamkan nilai-nilai kebaikan sedari kecil, dll.

Maka…..

Ibu. Seorang wanita tangguh luar biasa. Sholihah sebagai perhiasan dunia. Ketika semua orang berbicara tentangnya. Tak akan habis kata yang tepat untuk membalas kasih sayang dan cintanya. Tetapi biarlah diri kita mempersembahkan sebuah balasan cinta yang terbaik dengan membuat guratan senyum haru di wajahnya. Biarlah diri ini untuk terus berusaha menyandingkan kasih sayangnya pada kita. Meski tak sebesar cintanya. Tetapi ada sebuah wujud nyata dari kita untuk selalu mencintai, menyayangi, menghormati, membaktikan diri.

Karena sesungguhnya Ridho Allah ada pada ridho ibu kita dan jannah Allah ada bawah telapak kakinya…..


Wallahu’alam hissawab…….

Kamis, 12 April 2012

Mengenangmu, selalu...


Bismillahirrahmaanirrahim…..

Hari ini , Kamis tanggal 12 April 2012 tak terasa telah satu tahun lamanya beliau pergi meninggalkan kita semua. Berbilang 365 hari untuk rentang waktu terus mengenang jasa-jasanya. Terus ingat dengan semangat juangnya yang tinggi tak kenal lelah. Nasihat bijaknya dari seorang yang berpengalaman dalam kehidupan. Celotehan humornya yang ringan, yang kelak membuat gelak tawa seluruh isi kelas. Terekam selalu dalam ingatan kita senyum khas beliau yang tulus serta kesabarannya beliau untuk rela yang menunggu kita di dalam kelas.

Pak Bahar almarhum, telah 1 tahun tak berada di sisi kita lagi. Mendidik kita dengan segala semangat yang tiada pernah terhenti. Teringat saya dengan kisah istri almarhum yang bercerita tentang sebuah niat mulia almarhum. Bahwa beliau ingin secepatnya focus untuk mendidik di almamaternya tercinta. Meninggalkan pekerjaannya segera. Tetapi Allah berkehendak lain. Semoga niat beliau kelak Allah ganti dengan ganjaran yang lebih baik. Insya Allah. Amin.

Mengenangmu, menjadi sebuah ungkapan haru luar biasa. Memendam rindu untukmu selalu yang kini di sisiNya.

Insya Allah pak! Kami tidak akan pernah mau meninggalkan torehan kecewa untukmu. Karena dulu bapak telah mengajari kami, mendidik kami tentang arti perjuangan. Sebuah semangat belajar yang tiada pernah terhenti. Kami ingin selalu membuat sebuah guratan senyummu yang selalu akan kami ingat sampai kapan pun jua. Insya Allah. Amin

Meski tak lagi bersama. Meski telah berbeda dunia. Tetapi kami yakin bapak dan senyum tulus itu selalu ada untuk kami dan kita semua….

Wallahu’alam hissawab…

*         Ya Allah… selaksa cinta penuh rindu
Walau berpisah dunia tetapi kami tetap bertemu
Dalam satu harap dekap pada Ilahi
Agar Allah selalu menghujani

Seluruh amalan jariyah yang telah engkau kerjakan
Yang tiada pernah terputus
Sampai kapanpun jua
Bahkan sampai engkau kini di sisiNya

Insya Allah, Amin!
_We always miss u Mr Baharudin Pasaribu


Minggu, 21 Agustus 2011

I'tikaf lagiiii

Bismillahirrahmanirrahim..........


Alhamdulillah, tahun ini bisa i'tikaf kembali di Mesra. Walaupun paginya cukup sibuk mengantar bunda ketemu Bude di Jakarta untuk membicarakan masalah konsumsi di acara nanti. 
Jakarta yang semakin ruwet tata kotanya. Di jalan arteri yang sedang dibangun pencanangan Monorail, semakin mempersempit bergerak area mobil2 yang ada. Ya mudah2an dengan adanya monorail bisa sedikit mengurangi atau tertanggulangi deh kemacetan di Jakarta. Amiiin. (Kata Pak Gub nya c gt).


Pulangnya abis shalat ashar. Nunggu bus yang mau ke Lebak Bulus lumayan lama. Tapi alhamdulillah jelang 15 menit kemudian muncul juga Kopaja 615. Naik deh... lumayan agak sesak tapi alhamdulillah ga lama dapet duduk.


Bunda curhat. Tentang kepenatannya mengurusi hari yang "itu". Hmmm,, yang sabar ya nda. Semoga Yang Maha Kuat dan Maha Sabar memberikan kekuatanNya serta kesabaranNya buat bunda selalu. Agar menikmati setiap detik proses hari "itu". Amiiin


Mungkin dengan cara itulah Allah membelai lembut bunda dengan kasih sayangNya. Agar semakin kuat dengan niat dan azzam yang bunda lafadzkan ketika ingin menuju ridhoNya,  menunaikan sunnah Nabi kita. Bismillah aja ya nda, kalo kita yakin padaNya, berkhusnuzhan dengan segala ketentuanNya, Insya Allah, jalan kemudahan selalu terbentang di depan kita. Amiin.


Hmmm,,, malam i'tikaf tahun ini. Alhamdulillah, harus ada perbedaan dari tahun2 kebelakang dong ya. Amiiin, Insya Allah


Kemudian saya, bunda serta teman yang sering saya temui kala i'tikaf mencari seorang ibu dengan anaknya yang sering i'tikaf juga di mesjid itu. Kami tidak mendapati beliau. kemana ya?
Awal bertemu ibu itu 3 tahun yang lalu beliau membawa anaknya yang masih bayi sekali. Sering terdengar tangisannya ketika kami i'tikaf. Tahun lalu pun ibu itu membawa serta anaknya itu. Dan ternyata saya lihat lagi ibu itu, tadi pagi... dan anaknya. Sudah bisa berjalan dan berbicara. Subhanallah....


Semangat ibu itu tak luntur, kala anaknya menangis mungkin karena dingin atau minta sesuatu yang tak dituruti beliau karena memang mungkin perbekalan beliau yang pas2an. Wallahu'alam. Yang jelas saya kagum dengan beliau. Padahal kalo mau lihat stylenya ya,,, jilbabnya juga masih "say hello" loh. Astaghfirullah..... bukannya hamba mau menilai orang dari fisik ya Rabb. Tapi lebih melihat ke dalam diri saya. Saya yang jilbabnya lebar, paham bagaimana berhijab masa kalah dengan ghirahnya beliau. Oke, maka dari itu SEMANGAAAAT YA TA!!!!!


* Ayo shaum tinggal bentar lagi
Manfaatkan waktu sebaik2nya. Amiiin