Tampilkan postingan dengan label harapku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harapku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 April 2012

Sendiri Menyepi (edcoustic_red)




Bismillahirrahmaanirrahim....

Sendiri Menyepi..
Tenggelam dalam renungan
Ada apa aku seakan kujauh dari ketenangan

perlahan kucari, mengapa diriku hampa…
mungkin ada salah, mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi…

Oh Tuhan aku merasa
sendiri menyepi
ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

benderang di hidupku..

Perlahan kucari, mengapa diriku hampa
mungkin ada salah mungkin ku tersesat,
mungkin dan mungkin lagi

Oh Tuhan aku merasa..
sendiri menyepi…
Ingin ku menangis, menyesali diri, mengapa terjadi

sampai kapan ku begini
resah tak bertepi
kembalikan aku pada cahayaMu yang sempat menyala

Oh Tuhan aku merasaaaaaaaa……
seeeeendiri….aku merasa sendiri..

sampai kapan begini
resah tiada bertepi…Ooohh..
Kuingin cahyaMu
benderang di hidupku..

* saat diri ini belum benar-benar bisa “menyendiri”
   Berikan waktuMu ya rabb

Minggu, 15 April 2012

Jalan Juang


Bismillahirrahmaanirrahim…..


Sabarlah wahai saudaraku tuk menggapai cita
Jalan yang kau tempuh sangat panjang
Tak sekedar bongkah batu karang

Yakinlah wahai saudaraku kemenangan kan menjelang
Walau tak kita hadapi masanya
Tetaplah Al-Haq pasti menang

Tanam di hati beri iman sejati
Berpadu dengan jiwa rabbani
Tempa jasadmu jadi pahlawan sejati
Tuk tegakkan kalimat Ilahi

Pancang tekadmu jangan mudah mengeluh
Pastikan asamu smakin meninggi
Kejayaan Islam bukanlah sekedar mimpi
Namun janji Allah yang akan pasti
_Jalan Juang, IZIS

          Barisan lagu di atas menghentak-hentak serta menyadarkan diri ini. Mencoba membangkitkan gelora semangat  untuk selalu berjuang, berani berproses dalam pembelajaran kehidupan. Untuk tetap bertahan tanpa kenal lelah mewujudkan semua harap, impian serta cita yang Insya Allah mulia. Amin

                Melewati rentang proses pencapaian semua mimpi, tak pelak Allah menghadirkan segala macam ujian untuk kita. Allah ingin mengetahui seberapa besar niat kita mewujudkan semua mimpi kita. Allah ingin membuat kita kuat dan tegar melewatinya. Maka yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan ujianNya diluar kemampuan kita. Segala uji yang Allah sediakan untuk kita agar kita tahu dan benar-benar menyadari bahwa jalan Allah harus ditempuh dengan semangat daya juang yang tinggi. Jalan menuju ridhoNya bukanlah hal yang mudah untuk kita jalani tetapi bukan pula hal yang mustahil untuk kita lakukan.

                Degup kehidupan yang saya lakoni kini membawa harapan agar semua mimpi yang saya azzamkan bisa terwujud. Derap-derap langkah  yang saya jejakkan ketika saya di sekolah, di kampus, di rumah maupun keseluruhan segi lingkup kehidupan, merupakan medan perjuangan saya meraih segala mimpi.

                Setiap mimpi pasti ada suatu usaha untuk merealisasikannya dalam nyata. Setiap pilihan ada konsekuensinya. Setiap kesulitan ada kemudahannya. Setiap masalah ada jalan keluarnya.

                Maka… sabarlah wahai Prita Nurulhuda, sabarlah wahai saudaraku dalam menggapai cita karena jalan yang kita tempuh sangat panjang. Tak hanya sekedar bongkah batu karang.

                Maka… hujamkan dengan kuat tekad kita dan jangan mudah menyerah serta mengeluh. Tetapi pastikan asa dan harap kita semakin membumbung. Kejayaan dienNya bukan hanya sekedar mimpi, namun yang utama adalah satu…. JanjiNya. Insya Allah. Amin!

Wallahu’alam hissawab….. 

Jumat, 03 Februari 2012

Jalan Kehidupan







Bismillahirrahmaanirrahim….




Jalan masih panjang

Terbentang di hadapan

Tak hanya sekedar dunia
Lihatlah kedepan yang lalu biar berlalu
Jadikan pemicu kalbu
Reff:

Jalan hidup takkan pernah lurus
Pasti ada salah lewati segalanya
Tapi Tuhan tak pernah berhenti
Membuka jendela maaf untuk kita

Jalan masih panjang
Jangan berputus asa
Selagi nyawa tersimpan


            Baris kata di atas adalah bait-bait lirik lagu Edcoustic yang kini selalu menemaniku untuk banyak merenung, bermuhasabah, menginterospeksi. Memperbaiki apa-apa yang telah ku lewati. Pikiranku melayang ke akhir-akhir tahun lalu. Semester ganji di sekolah dan kampus.

            Astaghfirullah…. Ya Allah, hamba harus puas dengan hasil-hasil nilai di semester ganjil ini, harus puas dengan pencapaian target anak didik di semester lalu, harus puas dengan pencapaian hafalan yang belum selesai-selesai 1 juz, harus puas dengan kondisi tubuh yang sering drop, harus puas dengan minimnya kehadiran di sekolah yang mengakibatkan kurangnya professionalan kerja untuk sekolah. Harus menangis dengan semua keadaan ini!!! Harus berbenah diri untuk memperbaiki segala yang terjadi.

            Saya sadar…. Rentetan semua peristiwa yang ada di semester kemarin. Banyak yang membuat saya down. Tapi apakah itu akan dijadikan alasan untuk menghentikan semua target-target yang ada? Apakah hanya karena 1 permasalah maka saya akan berhenti untuk melanjutkan segala degup sisi kehidupan yang lain? Apakah saya akan terus-terusan pula menyalahkan keadaan dan tidak segera berbenah diri? Apakah mau hanya berdiam diri?

            Prita Nurulhuda….. Hidup itu luas. Permasalahan hidup kita bukan hanya dalam 1 aspek saja. Ketika kita menghadapi 1 permasalahan di rumah misalnya, maka apakah lantas kita berhenti untuk menjalani kehidupan kita selain di rumah. Tentu tidak. Kita masih harus hidup dengan keinteraksian dengan lingkup ruang yang lain pula. Hidup terus berjalan. Hidup akan terus berputar. Perputaran waktu itulah yang akan memberikan jawaban-jawaban atas segala permasalahan yang sedang kita hadapi.

Life is Journey
            Apakah cukup dengan menunggu waktu yang akan terus berputar dan kita bersantai lantas tiba-tiba kita mendapatkan solusi atas masalah kita? Tentu tidak. Kita harus berusaha, berikhtiar mencari jawaban terbaik atas semua permasalahan kita. Ada Allah tempat kita mengadu yang tak pernah lelah untuk bukan hanya sekedar mendengar keluh kita tetapi memberikan jalan keluar. Ada orang-orang di sekitar kita yang lebih berpengalaman mungkin ketika menghadapi masalah yang sama dengan yang kita hadapi sekarang. Kita bisa meminta masukan berupa saran-saran terbaik yang harus kita lakukan untuk memecahkan masalah kita.

            Prita Nurulhuda…. Hidup ini adalah sebuah perjalanan. Perjalanan ini masih panjang. Hidup kita tak terbatas hanya pada dunia saja. Hidup yang sesungguhnya, hidup yang sebenarnya, hidup yang abadi adalah hidup setelah mati. Kehidupan alam akhirat. Kampung halaman kita. Tempat yang akan kita tuju. Dunia ini adalah persiapan sebaik-baik bekal kita menuju kampung yang sebenarnya. SurgaNya. Insya Allah.

            Maka…. Lihatlah ke depan. Fokuskan diri. Buat lagi semua target-target terbesarmu di tahun ini. Harapan-harapanmu, cita-citamu, asa-asamu yang hendak kamu raih. Masa lalu itu telah mati. Namanya saja ma-sa la-lu. Berarti dia telah lewat dan berlalu. Jadikan saja sebagai cermin untuk tidak jatuh kembali di lubang yang sama. Karena mereka adalah pengalaman yang telah mengajari, bahwa hidup ini tak selalu lurus. Penuh liku, penuh duri, penuh luka, penuh ceria, penuh berbagai rasa. Mungkin kita sering terjatuh ketika menapaki jalan panjang hidup ini. Kita, manusia adalah tempat salah dan khilaf. Tetapi, Allah dengan segala kasih sayangNya yang tiada bertepi akan selalu membukakan jendela-jendela maafNya untuk kita. Dengan segala kemurah hatianNya, Allah selalu membentangkan jalan taubat kita untuk kembali ke haribaanNya.

            Lirik terakhir lagu Edcoustic di atas, menjadi semangat bagi saya khususnya. Agar tidak berputus asa dari rahmatNya, dari ampunanNya, dari petunjukNya, dari cintaNya. Selama kita masih diberikan nikmat hidup di dunia ini, teruslah berjuang, teruslah bergerak dan berjalan melewati liku perjalanan kehidupan ini. Karena jalan hidup itu masih panjang… tak hanya sekedar dunia…. Allahu’alam.




“Katakanlah, “Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. “
(QS Az-Zumar : 53)

Senin, 26 Desember 2011

My First On Air!!!


            Tidak pernah terbayang sebelumnya saya akan merasakan rasanya menguadara di radio. Pengalaman yang sungguh mengesankan. Alhamdulillah,,, terima kasih ya Allah segala puji dan syukur hamba hanya kepadaMu yang memberikan hamba kesempatan ini. 

              Alhamdulillah… segala puji hamba untukMu atas petunjukMu pada Pak Amru yang hamba yakin  ini adalah petunjukMu memilih hamba menjadi salah satu tamunya sore kemarin. Semua telah direncanakan . Hamba yakin! Dan hal ini juga yang memperbaiki hubungan hamba dengan ibu.

            Sungguh ya Allah… hamba tidak ingin menyesal di kemudian hari. Hamba sadar sebagai mana pun cueknya ibu kepada hamba. Beliau tetaplah ibu kandung hamba yang telah mengandung, melahirkan, mengurus hamba dengan susah payah. Jasanya sungguh sangat berarti bagi hamba.

             Hamba sadar jika bukan sekarang memulai suatu niatan tulus untuk memperbaiki hubungan dengan beliau, lantas kapan lagi?? Hamba tidak mau menyesal di kemudian hari. Naudzubillah

             Dan inilah… waktuMu, Insya Allah. Hamba berazzam ya Rabb. Memperbaiki hubungan kami antara ibu dan anak. Kami sudah bermaafan. Semoga Engkau meridhoi ya Rabb. Amiiin

             Selaksa do’a rabitah, do’a pengikat hati semoga menjadi harapku selalu untuk mempermudah memperbaiki semua. Amiiin

              Untuk bunda…. Bunda tetap menjadi bunda teteh, selamanya. Teteh juga sangat bersyukur kita dipertemukan. Bunda tetap menjadi bagian hidup teteh dan selalu menjadi bunda di dalam hidup teteh dan tak terganti siapapun. Amin, Insya Allah….




*Ibu… meski belum bisa mengekspresikan cinta dengan baik
Teteh yakin ibu sayang dan cinta sama teteh dan kita semua
Uhibbuki… 


Sabtu, 05 November 2011

Sebuah Harap

Bismillahirrahmaanirrahim


Sebuah potret untuk affirmasi diri ke depan

Mengabadikannya dalam frame indah fotografi

Sekedar mengungkapkan rasa yang tertambat pada gambar

Semoga hanya Allah dan aku yang tahu

Tentang segala rasa yang kian merekah dan mekar di hati

Tapi... aku juga tak mau rasa itu kian menyebar dan menjadi sebuah virus di hati

Naudzubillah... aku tidak mau mengulangnya lagi

Kesalahan di masa lalu yang cukup menamparku sekencangnya

Malu padaNya

Merasa kian tak pantas lagi meminta

Tetapi... kepada siapa lagi aku memohon ampunan kecuali padaNya

Ya Allah... ampunilah dosa-dosa dan segala kesalahan hamba di masa lalu

Berikanlah hamba kesempatan waktu untuk menebus semua khilaf

Kini... sadarkanlah diriku sesadar-sadarnya apabila hati ini mulai terjangkit

Ingatkan selalu ku apabila mulai terjatuh lagi dalam kubang cinta belum pada saatMu

Ya Allah... kini yang ku ingin sungguh hanya RidhoMu

Jika memang dia yang terbaik untuk agamaku, hidup di dunia dan akhiratku kelak

Jika memang dia...

Pahamkanlah ia dalam memahamiMu dalam jalan terbaik menurutMu

Jika memang dia....

Pertemukan kami dalam seindah-indahnya pertemuan 

Yang hanya ada ridhoMu ya rabb...  

Amiiiin....amiiiin... Amiiin 

Minggu, 23 Oktober 2011

Aku yang bertanya tentangku

Bismillahirrahmaanirrahim.....


Allahu Rabbul Izzati
Ajariku tentang keizzahan menjadi seorang muslimah
Ajariku tentang keiffahan menjadi seorang akhwat


Aku yang masih jauh dari baik
Masih belajar untuk selalu belajar menjadi baik
Walau tertatih dan terluka
Tapi ku yakin
Bahwa aku tak sendiri


Allahu Rabbi
Berikanlah ku kekuatanMu
Berikanlah ku keyakinan penuh akan janjiMu yang tidak akan pernah salah pada hamba2Mu
Berikanlah ya rabb...
Berikanlah jalan keluar atas segala kegalauan
Solusi atas kegalauan di hatiku


Yang kini tak ku ketahui apa yang menjadi penyebabnya
Pahamilah aku ya rabb
Atas segala skenario ceritaMu atas jalan di hidupku
Pahamilah aku atas apa2 yang mungkin tak terucap
Tetapi harus ku pahami
Apa yang tak terungkap tapi mesti ku mengerti


Ya Rabbi....
Ampunilah hamba
Ampunilah hamba
Ampunilah hamba...
Faghfirli ya rabb


Atas segala dosa yang menggelincirkan ku 
Atas dosa yang secara sengaja atau pun tak sengaja ku buat
Atas kesalahan yang ku lakukan secara sadar atau tidak


Ya Affuwwun Ghofuur...


Amiiin ya Rabb
Ya rabbal'alamiin


_Lifelong Learner
Penuh harap padaMu, sangat!!