Sabtu, 05 November 2011

Ke Rumah teh Nurul

Bismillahirrahmanirrahim.....

           Kemarin Jum'at tanggal 4 November, aku sama temen kampus ( Udin, Rose, Teh Iyang, Wiwit, Yayah, Mb ery, Risna, Mae, Ia, Ochi, Riris, Uminah ) maen ke rumahnya Teh Nurul. sekalian jenguk beliau, dia dah sepekan baru aja melahirkan anak pertamanya. Siapa ya namanya?? Saking senengnya kemaren maen kerumahnya sampe lupa tanya nama anaknya. hehe. Pisss ya teh... (^^)v

          Seru deh perjalanan kerumahnya.Berangkatnya ada yang naikmotor n naik angkot. Karena malas bawa motor karena gang rumahnya teh nurul tuh sempit jadinya kan agak ribet aja dah jalannya. Jadi kita ngangkot aja yuuuk. Nyampe di pasar anyar trus kita jalan ke arah stasiun. Kan rumahnya di deket PLN stasiun bogor. hee. Eh pas di taman topi berhenti dulu daah..
Fotoo yuuuk
Hehhe...Magabut gitu. Dimanapun musti selalu eksis okee

           Jalan aja trus nyebrang ke matahari dan akhirnya kita memilih jalan di rel kereta api. Karena rumah Teh Nurul persis samping rel kereta api. tapi rel kereta yang ke arah Sukabumi sih. Jadi hanya jam tertentu aja tuh kereta lewatnya. Nah...kenarsisannya mulai lagi deh... emang ya pada ga bisa lihat ada tiang sama tanah lapang dikit. Pengennya foto-foto aja. HA HA... tapi seruuuu


Lanjuutkan ke perjalanan... ga lama temen2 yang pada naik motor juga sampe. Pas bangget. alhamdulillah teh Nurul nya ada. Lagi sendirian pula di rumah. Ga sendirian sih kan ada anaknya ya??hehe... Langsung rame rumahnya dengan suara kakak kikik kita semua.
Teh Nurul melahirkan dengan proses Cesar. Si dedenya belum ngajakin keluar tapi Teh Nurulnya dah pendarahan, maka kata dokter langsung operasi aja katanya. Khawatir kenapa2 juga yah. Alhamdulillah sih tapi, si dedenya gak apa n ibunya juga makin cantik aja nih kayaknya. hehe..

           Nah... sekarang giliran temen2 gue dah yang pada mau affirmasi buat ke depannya pengen punya bayi. Gini niiih...
Mb Ery lagi affirmasi niiih

Eh... teh iyank juga ga mau kalah daaah

Teh Iyank

              Lucu nya sore itu. Ngakak-ngikik cerita lucu haa...pokoknya seru banget deh. Sayang banget ga bisa semuanya ikutan pergi. Pada sibuk juga katanya.
Akhirnya pulang juga pas jam 7an dan pamitan sama Teh Nurul semoga cepet sehat lagi. Kan baru di operasi, jadi masih kerasa katanya. Oke...Teh Nurul, do'a kami semoga anakmu menjadi anak yang sholih dan cerdas. Cinta Allah dan RasulNya... Berbakti selalu pada orang tuanya... Amiiin.

Mencurahkan PadaMu Rabbi


Bismillahirrahmaanirrahim….
Lagi…sebuah catatan hati yang ingin ku bagi padaMu rabbi

                Hari-hari penuh perjuanganku kini Rabb. Terasa begitu menyesakkan tetapi diriku tak ingin menyerah begitu saja dengan keadaan ini. Keadaan yang membuatku terkungkung dan kehabisan oksigen untuk bernafas. Karena terus2 berfikir keras bagaimana cara keluar dari lingkaran permasalahan yang kian membelitku ini.
            
          Hamba yakin Rabb… bahwa Engkau tidak akan mengujiku di luar kemampuanku dan hamba pun merasa mungkin ini adalah konsekuensi yang harus hamba hadapi ketika hamba memohon do’a padaMU. Sebab dan akibat. Hamba yakin Engkau sedang mendidikku untuk menjadi hambaMU yang lebih baik.
            
          Rabbi… kadang diri ini berat melewati sebuah konsekuensiMU. Kadang hamba belum paham dan terus saja bertanya-tanya tentang apa maksudMu di balik ini semua. Maafkan hamba ya Rabb…jika aku kian mengeluh, jika aku kian mendesah. Terkadang pula hamba bingung dan merasa kesal dengan diri ini sendiri. Sekesal-kesalnya hingga tak bisa air mata ini menitik. Astaghfirullah…. Faghfirli ya rabb!!!
            
          Kenyataan ujian yang harus hamba hadapi sekarang begitu kompleks dan rumit. Tetapi mungkin belum semuanya belum hamba pahami. Maka pahamilah diri ini ya Rabb atas segala konsekuensi atas do’a yang hamba pinta padaMu. Kuatkan hamba untuk terus berpijak kokoh dalam jalanMu.Rabbi… jangan tinggalkan hamba dalam kubangan dosa.. Ingatkan hamba tentangMu selalu dimanapun dan kapanpun. Amiiin
           
          Wahai jiwa dan segenap seluruh rangkaian partikel yang ada di diriku. Kini aku PRITA NURULHUDA telah memutuskan untuk terus kuat dalam menghadapi segala konsekuensi dari do’a yang kupanjatkan padaNya dan bersiap siaga untuk selalu dalam koridor jalanNya. Amiiin


Semoga Allah mengijabah do’a2 hamba yang terbaik.
MenurutMu ya Rabbi… Yang terbaik untukku.
Karena hanya Engkau Yang Maha Mengetahui….

Minggu, 23 Oktober 2011

Aku yang bertanya tentangku

Bismillahirrahmaanirrahim.....


Allahu Rabbul Izzati
Ajariku tentang keizzahan menjadi seorang muslimah
Ajariku tentang keiffahan menjadi seorang akhwat


Aku yang masih jauh dari baik
Masih belajar untuk selalu belajar menjadi baik
Walau tertatih dan terluka
Tapi ku yakin
Bahwa aku tak sendiri


Allahu Rabbi
Berikanlah ku kekuatanMu
Berikanlah ku keyakinan penuh akan janjiMu yang tidak akan pernah salah pada hamba2Mu
Berikanlah ya rabb...
Berikanlah jalan keluar atas segala kegalauan
Solusi atas kegalauan di hatiku


Yang kini tak ku ketahui apa yang menjadi penyebabnya
Pahamilah aku ya rabb
Atas segala skenario ceritaMu atas jalan di hidupku
Pahamilah aku atas apa2 yang mungkin tak terucap
Tetapi harus ku pahami
Apa yang tak terungkap tapi mesti ku mengerti


Ya Rabbi....
Ampunilah hamba
Ampunilah hamba
Ampunilah hamba...
Faghfirli ya rabb


Atas segala dosa yang menggelincirkan ku 
Atas dosa yang secara sengaja atau pun tak sengaja ku buat
Atas kesalahan yang ku lakukan secara sadar atau tidak


Ya Affuwwun Ghofuur...


Amiiin ya Rabb
Ya rabbal'alamiin


_Lifelong Learner
Penuh harap padaMu, sangat!!

Minggu, 09 Oktober 2011


Bismillahirrahmaanirrahim
Dengan menyebut Nama Tuhanku Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
(Ya Rabbi… kuatkan hambaMu ini)

Lagi…. Dan tak bosan ku mengeluh padaMu
Ku curahkan rasa sesak di hatiku
Kian memenuhi relung-relungnya
Yang di puncaknya hingga membuatku kehabisan nafas

Ya Rabbi…. Di tengah keguncangan fisikku kini
Kenapa fikiranku juga turut mengiringinya??
Ya Allah… aku sadar sepenuhnya
Segala ujian, membuatku kuat
Membuatku tegar dan kokoh

Karena itu semua konsekuensi pintaku padaMu
Semua proses ujianMu ini
Harus kulalui
Aku yang yakin sepenuhnya padaMu
Bahwa tak selamanya langit itu kelabu
Semua tidak ada yang abadi

Prita… untukmu yang terdalam
Bertahan ya…
Sebentar lagi, sedikit lagi
Teruslah berjuang
Karena hidup ini penuh dengan tantangan demi tantangan
Karena kamu yang mengazzamkan diri
Untuk menjadi seorang mujahidahNya
Pasti…. Allah akan member pelajaran terbaik
Untuk mujahidahNya…
Karena Allah Yang Maha Mengetahui
Bahwa kamu sanggup melewati semua
Karena kamu yang terbaik…
Muslimah terbaik, pilihanNya
Amiiin. Insya Allah





Rabu, 05 Oktober 2011

Pelangi Indah itu....


Bismillahirrahmaanirrahim

Ketakutan mengajariku tentang segala hal ketentuanNya

Ketakutan mengajariku tentang keberanian

Ketakutan mengajariku untuk mengambil keputusan

Apakah aku mau terpuruk dengan bayang semu rasa takut

Atau aku mengambil keputusan untuk bangkit berdiri melawannya??

Aku yang belajar memahami MaksudMu

Aku memutuskan untuk bangkit berdiri melawan rasa takutku

Yang kian membayangi dan terus memojokkanku

Terus membuat mata ini basah

Akhirnya…Bismillah, Rabb ku tumpahkan semua rasa takutku

Dengan deru tangisku yang kian menjadi

Melafadz do’a di dalam hati

Agar ketakutanku hilang dengan prosesMu

Biar ia mengalir tanpa beban

Menghilang sesuai dengan sunnatullah

Kini…ku berdiri di atas dua kakiku

Memijak tegap di atas bumiMu

Menatap semua mimpi yang belum ku wujudkan

Ternyata benar sahabatku

Allah punya pelangi indah untukku ditengah pekatnya awan hitam yang menderu

Dan kini, aku siap menyongsong pelangi indah itu

Insya Allah

* Jazakillah untukmu jiwa yang penuh harap
Doa dan dukunganmu
Semoga Allah makin mempererat tali ukhuwah kita
Amiiiin

Senin, 03 Oktober 2011

Catatan dari hati


Bismillahirrahmaanirrahim

Allahu rabb. Akhirnya datang juga waktuMu. Degup jantungku ini tak beraturan. Aku masih takut. Ya Allah, sanggupkah aku??

          Pagi itu, dengan segala keriuhan , aku yang mengalihkan segala rasa takutku. Aku menutupnya rapat dan tak ku biarkan ada celah yang nampak. Aku tak ingin menambah lagi beban padanya. Terlalu kamu ta, jika sampai membebankan rasa takutmu itu!!!
         


          Hari ini, waktunya pembuktian segala ketakutanku. Yang kian membayangi hidupku. Ketakutan semu. Hal yang ku anggap mengerikan. Hanya ada di fikiranku. Tolonglah… ini adalah fikiran negative!!! Cepat kau pergiii.
          


          Ternyata, aku kuat. Aku sanggup melihat. Tapi tak mau berlama kupandangi. Hati ini kian teriris olehku sendiri. Menitikkan sebulir air. Tetapi membanjirkannya di dalam hati.
         


          Ternyata aku tak sepenuhnya kuat. Hanya bertahan sejenak. Lalu retak lagi.




Proses, kata seorang sahabat. Biarkan rasa takutmu mengalir alami dan tanpa beban. Segala sesuatu sudah ada yang mengatur. Hanya kita perlu belajar memahami ini semua.

_Derap hatiku, Kuatlah!!!



Sabtu, 01 Oktober 2011

Tak Terasa Sudah


Bismillahirrahmaanirrahim

          Ya Allah, akhirnya sampai juga hamba di penghujung bulan September. Dan kini, hari ini bula telah berganti. Oktober. Datang pada penghujung malam ku ini. Selesai mengerjakan tugas yang belum tuntas. Ya Rabb, semoga besok aku dapat inspirasi yang lebih banyak lagi. Sehingga tugasku bias cepat selesai. Amiiin.
          Akhirnya, setelah sekian lama aku yang telah pasrah pada ketakutan2 ku yang semu. Ketakutanku pada peristiwa yang belum terjadi. Kini, aku memutuskan untuk BERANI!!!! Dan mengatakan TIDAK pada ketakutanku itu. Ternyata lelah membawanya kemana2. Ternyata bertambah berat ketika semua hal di takuti. Tapi kenapa hati ini yang tak rela terus. Ya Allah, aku pasrahkan perasaan takutku ini padaMu dan aku izinkan diriku untuk berani menghadapi segala sesuatunya. Apapun yang terjadi nantinya. Aku yakin itulah yang terbaik. Tapi ku ingin hal yang terbaik pula menurutMu. Amiiin.
          Leganya hati ini ketika memutuskan untuk meninggalkan kelelahan membawa rasa takut. Jiwa yag terkungkung kini menjadi bebas. Pikiran negatife menjadi positif. Kembali semangat menatap masa depan. Kembali termotivasi bahwa hidup terus berjalan. Hidup tidak akan berhenti lalu menunggu kita untuk berubah. Hingga kita yang terus2an dalam jurang hawa nafsu kita sendiri. Kita berada di dalam kondisi yang nyaman dan bilang jika kita menyerah kalah dalam permainan kehidupan ini. Kita hatus bangkit berdiri dan menatap bahwa kita masih punya harapan. Kita harus berpositif thinking untuk bisa melawan segala hambatan yang menyurutkan langkah kita.
Besoknya, hari2 yang telah bunda tunggu. Penantian panjang selama 25 tahun. Menanti seorang pendamping hidup, sahabat bagi jiwa, teman berbagi cerita suka dan duka, beriringan bersama meraih ridhoNya. Menikah. Ya! Hari ahad besok, tanggal 2 bundaku akan menikah. Dengan seorang lelaki shalih yang dating dan berani untuk melamarnya. Mengajaknya membina rumah tangga. Bukan perkara sederhana. Dan tidak hanya melihat manisnya belaka. Pernikahan adalah awal gerbang kehidupan. I cannot continuing my writing.
Buat bunda sama abi, doa teteh untukmu selalu yang terbaik. Teteh yang tidak bisa menyembunyikan ketakutan yang teramat sangat ini. Teteh yang sering menangis tapi menutupinya di depan kalian. Teteh yang bahagia melihat kalian berdua bisa bersatu dalam ikatan suciNya. Sebuah pernikahan. Tapi teteh belajar banyak hal. Terima kasih. Love u now and always